Baru 23 Tahun, Manuel Locatelli Jadi Pencetak Gol Termuda di Euro 2020 Sejauh Ini - LIGA1.ID

Baru 23 Tahun, Manuel Locatelli Jadi Pencetak Gol Termuda di Euro 2020 Sejauh Ini

Gelandang Sassuolo Manuel Locatelli langsung mencatatkan namanya dalam rekor di EURO 2020.
Manuel Locatelli
Manuel Locatelli

Gelandang Sassuolo dan target Juventus Manuel Locatelli langsung mencatatkan namanya dalam rekor di Kejuaraan Eropa di musim panas ini usai dia membuka keunggulan Italia dalam pertemuan kontra Swiss di fase grup A.

Usai mengalahkan Turki di laga pembuka, Italia kali ini menghadapi Swiss di laga lanjutan fase grup A Euro 2020 di Stadio Olimpico pada Kamis (17/6) dini hari WIB dengan kemenangan di sini akan memastikan tempat mereka ke fase gugur.

Pasukan Roberto Mancini berhasil melakukan tugasnya dengan baik selama 45 menit pertama, lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 53 persen, mencatatkan tujuh tembakan ke gawang berbanding satu untuk Swiss, dan akhirnya mencetak gol tunggal di paruh pertama lewat tembakan Manuel Locatelli.

Gol gelandang Sassuolo itu menariknya merupakan satu-satunya tembakan tepat sasaran yang tersaji selama duel babak pertama antara Italai vs Swiss. Sementara di usia 23 tahun dan 159 hari, dia kini menjadi pencetak gol termuda di Euro 2020 sejauh ini.

Jika berhasil mempertahankan keunggulan ini dan tetap tanpa kebobolan, Italia bisa berada dalam performa hasil yang luar biasa dengan mereka sebelumnya sudah memenangkan semua delapan pertandingan mereka tanpa kebobolan di semua kompetisi. Gol Manuel Locatelli berarti mereka sudah mencetak total 29 gol tanpa kebobolan.

Sementara itu, duel antara Swiss dan Italia merupakan salah satu duel paling bersejarah dalam sepak bola internasional. Menurut catatan, Swiss sudah menghadapi Italia untuk ke-59 kalinya di berbagai ajang, terbanyak daripada melawan negara manapun.

Bek kawakan Juventus Giorgio Chiellini juga mencatatkan rekor dengan penampilannya untuk Gli Azzurri malam ini. Laga melawan Swiss ini adalah pertandingannya yang ke-14 yang dimainkannya di putaran final Kejuaraan Eropa, lebih banyak dari pemain outfield lainnya untuk Italia.

Sumber:
gilabola.com