Gara-Gara Cristiano Ronaldo, Federasi Sepak Bola Portugal Bisa Kena Sanksi UEFA - LIGA1.ID

Gara-Gara Cristiano Ronaldo, Federasi Sepak Bola Portugal Bisa Kena Sanksi UEFA

Aksi Cristiano Ronaldo singkirkan dua botol minuman dari meja konferensi pers berbuntut panjang. UEFA mengancam jatuhkan denda pada FPF.
Cristiano Ronaldo

Aksi Cristiano Ronaldo singkirkan dua botol minuman dari meja konferensi pers berbuntut panjang. UEFA mengancam jatuhkan denda pada Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) terkait hal ini.

Sikap Ronaldo yang menyingkirkan dua botol Coca-Cola dari meja konferensi pers jelang pertandingan antara Timnas Portugal melawan Hongaria menjadi perhatian UEFA. Otoritas sepak bola Eropa itu telah memberi tahu tim, bahwa mereka punya kewajiban kontraktual terhadap sponsor yang mendukung berlangsungnya turnamen Piala Eropa 2020 saat ini.

Saat itu, pemain berusia 36 tahun tersebut langsung menyingkirkan dua botol Coca-Cola dari hadapannya, dan mengangkat botol air mineral sembari berteriak lantang, 'Agua', dalam bahasa Portugal. Akibat aksi bintang Juventus ini, saham Coca-Cola diberitakan langsung anjlok.

Satu hari setelah Cristiano Ronaldo melakukan aksi tersebut, gelandang Timnas Prancis Paul Pogba lakukan hal serupa. Ia yang memang seorang muslim menyingkirkan sebuah botol bir bermerk Heineken sesaat sebelum konferensi dimulai, setelah Les Bleus kalahkan Jerman 1-0. Baik Coca-Cola maupun Heineken merupakan sponsor yang mendukung terlaksananya turnamen Euro 2020 yang sudah diundur satu tahun ini.

“UEFA telah ingatkan tim yang berpartisipasi, kemitraan merupakan bagian integral dari terlaksananya turnamen ini, sekaligus untuk memastikan berjalannya pengembangan sepak bola di seluruh Eropa, termasuk untuk para pemain muda maupun tim wanita,” demikian pernyataan resmi penyelenggara turnamen itu pada hari Kamis (17/6) waktu setempat, seperti dilansir Yahoo Sports.

Direktur turnamen UEFA untuk Euro 2020, Martin Kallen, mengatakan masalah utamanya adalah pada tindakan Cristiano Ronaldo. Namun, untuk kasus Pogba, pihaknya memahami jika ada pemain yang melakukan hal seperti itu karena alasan agama yang mereka anut.

Kallen juga mengatakan kepada wartawan, kewajiban kontrak mengenai sponsor sudah menjadi bagian dari peraturan turnamen yang ditandatangani seluruh federasi sepak bola nasional di masing-masing negara yang terlibat.

Namun sejauh ini, UEFA belum mengambil tindakan disilinder terkait masalah ini, dan Kallen menegaskan sanksi apa pun akan menjadi masalah bagi federasi sepak bola, karena UEFA tidak akan secara langsung mendenda pemain yang bersangkutan.

Sumber: gilabola.com